Tata Cara Umroh untuk Anda yang Akan Segera Berangkat

                Siapa yang tak mau pergi ke tanah suci dan melaksanakan Tata Cara Ibadah Umroh dengan lengkap, baik dan benar. Semua orang muslim pasti menginginkannya, karena itu kami akan berbagi tata cara tersebut pada ulasan kali ini. Bicara soal umroh tentu kita tahu jika ibadah yang satu ini memiliki pahala yang besar di sisi Allah jika benar dalam niat dan pelaksanaannya.

                Oleh karena alasan di atas, kami akan mengajak Anda melaksanakan ibadah dengan tata cara umroh yang benar agar bisa menjaga sunnah dari Rasulullah SAW. Disamping itu, tentu mempelajari tata cara yang benar akan lebih baik untuk menghindari kesalahan dalam melaksanakan ibadah umroh, terutama bagi Anda yang akan segera umroh dalam waktu dekat.
 
Tata Cara Umroh
 

Inilah tata cara umroh bagi yang akan berangkat


                Mau melaksanakan umroh wajib tahu apa saja tata cara umroh yang benar sesuai dengan sunnah-sunnahnya. Oleh sebab itulah, Anda sebaiknya tahu poin-poin di bawah ini supaya tidak salah melaksanakan ibadah umroh di tanah suci. Bagi yang sebentar lagi akan umroh ini dia tata cara yang benar saat melaksanakan umroh.
 

1. Berpakaian Ihram

 
Ihram adalah pakaian yang dikenakan laki-laki dan pada pakaian perempuan apa saja asalkan sempurna untuk menutupi semua aurat. Pada saat Ihram dimulai pada tempat tertentu yang disebut dengan miqat. Diantara lokasi yang dapat kita jumpai yakni, Masjid Dzul Hulaifah/Bir Alil, Ji’ronah, dan Tan’im.
 

2. Tawaf

Tawaf merupakan jalan mengelilingi kakbah yang dilakukan sebanyak tujuh kali dengan arah yang berlawanan jarum jam. Jalan ini dimulai dari hajar aswad kemudian kembali lagi di hajar aswad. Tiga putaran yang pertama jalan lebih cepat, selanjutnya jalan biasa. Disepanjang Tawaf membacakan takbir dan diakhiri dengan doa.
 

3. Sai

 
Sai merupakan kegiatan berlari kecil mulai dari bukit Safa ke Marwah. Cara hitungnya mulai dari bukit Safa menuju Marwah dihitung sebanyak satu kali sedangkan yang dari Marwah menuju ke bukit safa juga dihitung sebanyak satu kali.
 

4. Tahalul

 
Tata cara umroh keempat adalah tahalul adalah bercukur rambut. Dalam hal mencukur boleh dipotong hingga pendek atau sebagian saja. Setelah melakukan cukur rambut maka telah selesailah rangkaian melaksanakan rukun umrah.

                Umroh memang ibadah sunnah yang sangat baik untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT yang sudah memberikan segalanya kepada kita. Termasuk akal pikiran yang diberikan kepada kita sebagai makhlukNya yang sangat sempurna ini. Oleh sebab itu, jika memiliki banyak uang, sehat jasmani dan rohani, hendaknya kita segera tunaikan ibadah umroh.
 

Infor ibadah Umroh 2020 Dari | Hana Umroh

 

 

 

Ibadah Umroh menurut hadis adalah sebagai berikut ini:
 

1. Para Jamaah Umroh yang ingin beribadah adalah merupakan
tamu-tamu Allah yang  sangat di nantikan
dan untuk doa – doa nya akan dikabulkan

 
Ibadah Umroh  menjadi kan
sangat istimewa di karena Jamaah yang ingin melaksanakan untuk Berziarah
kemakam Rosull SAW. Yaitu Para  tamu –
tamu Allah SWT.Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam
dalam sabdanya,
Umat islam yang mengerjakan ibadah umroh iyalah tamu dan
tamu Allah SWT. Jika mereka meminta kepada-Nya niscaya akan diberikna. Jika
mereka meminta ampun niscaya diterima-Nya doa mereka. Dan jika mereka meminta
syafaat niscaya mereka diberi syafaat”. (Ibnu Majah).
 

2. Sebagai Penghapusan Dosa – Dosa

 
Setiap parah jamaah dan semua Umat sangat mengharapkan
ampunan dosa yang sudah terlanjur diperbuat. Salah satu keutamaan ibadah umroh
juga adalah dapat menghapus dosa – dosa hambanya.??
 
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
 
“Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur
(dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya)
melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).
 

3. Dengan melaksanakan Ibadah Umroh Dapat Menjauhkan dari
Kefakiran dan Didekatkan kepada Surga

 
Allah telah menjanjikan bahwasannya seseorang yang
melaksanakan ibadah umroh maka akan dijauhkan dari kefakiran dan kemiskinan.
Jamaah yang melaksanakan umroh dan mengharapkan ibadah umroh yang mambur juga
akan didekatkan kepada surga. Hal ini sesuai dengan hadis sebagai berikut:
“Iringilah antara ibadah haji dan umroh karena keduanya
meniadakan dosa dan kefakiran, sebagaimana alat peniup api menghilangkan
kotoran (karat) besi, emas, dan perak, dan tidak ada balasan bagi haji mabrur
melainkan surga” (HR. At Tirmidzi, An Nasa’i, dan lainnya).
 

4. Mendapatkan Pahala Shalat Hingga 100.000 kali

 
Fadhilah (keutamaan) Sholat di Masjidil Haram dan Masjid
Nabawi. Ini bukti Allah SWT Maha Pemurah terhadap hambanya yang bersungguh
sungguh mencari ridho dan ampunannya. Ini tercantum dalam hadis sebagai
berikut.
 
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Shalat di
masjidku, lebih utama seribu kali (dibandingkan) shalat di selainnya kecuali
Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil haram lebih utama Seratus Ribu (dibandingkan)
shalat di selainnya.“ (Hadits dishahihkan oleh Al-Mundziri dan Al-Bushoiry.
Al-Albany berkata: “Sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhori dan Muslim,
Irwaul Ghalil, 4/146).
 
 

5. Dengan Umroh Akan Mensucikan Hamba-Nya Seperti Bayi Baru
Lahir

 
Pahala dari melaksanakan ibadah umroh akan membuat seseorang
seperti terlahir kembali, bagaikan seorang bayi yang baru lahir. Dari Abu
Hurairah RA, Nabi Muhammad bersabda :
“Barangsiapa melakukan haji ikhlas karena Allah SWT tanpa
berbuat keji dan kefasikan, maka ia kembali tanpa dosa sebagaimana waktu ia
dilahirkan oleh ibunya.”  (HR. Bukhari
dan Muslim).
 

6. Umroh Merupakan Jihad Bagi Para Wanita

 
Dari Aisyah RA, ia berkata:
“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?”
Rasulallah SAW menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di
dalamnya, yaitu dengan haji dan umroh.” (HR. Ibnu Majah).
 

7. Fadillah pahala satu kali umroh dengan sholat di Masjid
Quba

 
Keutamaan Ibadah Umroh lainnya adalah dapat melaksanakan
sahalat di Masjid Quba. Dalam Al Qur’an di jelaskan “….Sesungguhnya mesjid yang
didirikan atas dasar takwa (Mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut
kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin
membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih” (QS
At Taubah: 108)
 
Shalat di masjid Quba memiliki keutamaan. Menurut Hadits
Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, ia pernah
mendengar Rasulullah SAW bersabda:
 
“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid
Quba, lalu ia shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah”.(
HR. Tirmizi no. 298. Ibnu Majah no. 1401)